jump to navigation

AL-QURAN DAN PERUBAHAN DALAM KEHIDUPAN September 12, 2008

Posted by gisbp in AGAMA.
Tags:
trackback

Sebelum turunnya Al-Quran manusia (khususnya di Benua Arab) secara amnya hidup di dalam kepelbagaian ragam kepercayaan, kebudayaan dan etika. Dan kemudian Al-Quran diturunkan dengan membawa rahmat perubahan.

Antaranya ialah:

1. Bidang Akidah: Melalui pernyataan yang dibawa oleh Al-Quran tentang tuhan itu Esa dan Tunggal, maka kepercayaan bertuhan banyak (politheisme) menjadi gugur (tidak diakui oleh Islam). Sebab tidak ada tuhan selain Allah SWT, dan Dialah Yang Maha Pencipta alam semesta ini. Kepercayaan seperti ini dinamakan tauhid.

2. Bidang Ibadah: Al-Quran datang dengan petunjuk bahawa yang berhak untuk disembah hanyalah Allah SWT. Dia Yang Tunggal, pencipta manusia dan alam semesta. Al-Quran dengan petunjuk yang demikian, melarang keras beribadah kepada patung, berhala, matahari, bulan atau selain Allah SWT. Sebab, tidak ada sekutu bagiNya.

3. Bidang Akhlak: Al-Quran memberi petunjuk dan garis pemisah tentang kriteria antara akhlak yang baik dan terpuji dengan akhlak yang buruk dan tercela. Masalah-masalah pembunuhan, perzinaan, perjudian, pencurian dan merampas harta orang lain, tidaklah masuk dalam wawasan akhlak, justeru masalah-masalah tersebut termasuk kedalam tindakan jenayah dan pembuatnya wajib dijatuhkan hukuman.

4. Bidang Siyasah (Politik): Al-Quran dan sunnah Rasul (Al Hadits) tidak mengakui kedaulatan umat atau penguasa. Kedaulatan menurut kedua sumber tersebut dan sumber lain yang diakui kaum muslimin adalah milik Allah dan RasulNya. Hanya ‘kekuasaan pemerintahan’ sajalah yang dimiliki umat. Dan di dalam Islam tidak diakui (tidak ada) ‘Sistem Kerajaan’ atau Aristokrasi. Pemerintahan Islam adalah ‘Negara Kesatuan’, bukan ‘Negara Bahagian’. Inilah salah satu contoh yang pernah terjadi dahulu semasa kekhilafahan masih berlaku, dan ia bukan sekadar perbandingan teoritis tetapi merupakan sebuah peraturan yang terbukti di dalam kenyataan kehidupan.

5. Bidang Ekonomi: Al-Quran (dan Sunnah Rasul) telah memberikan batasan pemilikan bagi individu, masyarakat dan negara. Telah ditentukan apa yang boleh dimiliki oleh individu dan apa yang tidak. Juga telah ditentukan tentang pemilikan sesuatu (benda) yang bersifat umum, tidak boleh dimiliki oleh per individu, seperti laut, sungai dan lain-lain.

Peraturan yang terdapat pada Al-Quran (dan Sunnah Rasul) memberikan petunjuk pelaksanaan tentang jaminan pemenuhan keperluan asas setiap individu menurut kadar dan dalam keadaan seadil-adilnya.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: